Sejak pertama diciptakan oleh Linus Torvald pada September 1991, Linux disebarluaskan dengan konsep kebersamaan dan persahabatan. Konsep berbagi ilmu, pengalaman dan keterampilan ini terus dipelihara secara baik oleh semua orang yang terlibat dalam penggunaan Linux hingga saat ini.
Orang – orang yang berjasa dalam pengembangan Linux itu tidak hanya yang jago pemrograman, jaringan atau desain grafis saja, tapi juga pengguna biasa seperti saya dan Anda. Menggunakan Linux, menceritakan ke teman, menjawab pertanyaan di milis, melaporkan kelemahan, apalagi membantu perbaikan, merupakan dukungan nyata Anda terhadap pengembangan Linux.
Para pengembang Linux dan Free/ Open Source Software (FOSS) lainnya tidak memelihara rasa kebencian atau permusuhan terhadap pengembang sistem operasi lain. Ini dibuktikan dengan banyak dukungan Linux dan aplikasi FOSS terhadap sistem operasi dan aplikasi lain. Sekedar contoh, Linux dapat mengakses semua sistem file yang ada seperti VFAT dan NTFS, meskipun hal yang sama belum terjadi sebaliknya. MS Windows secara alami belum mendukung sistem file EXT3 yang digunakan kebanyakan Linux.
Contoh lain, OpenOffice.org saat ini mendukun semua format dokumen standar de facto atau de jure yang digunakan MS Office, yakni .doc, .xls, dan .ppt, meskipun belum pula terjadi sebaliknya. MS Office belum “mau” membuka .odt, .ods, dan .odp yang telah diakui sebagai standar dunia melalui ISO/IEC 26300.
Memang banyak faktor persaingan bisnis, terutama dari para vendor software propietary, yang menyebabkan kebersamaan ini belum indah. Namun, persahabatan dunia tetap harus dijaga, salah satunya melalui kontribusi kita dengan menggunakan Linux/FOSS.
0 komentar:
Posting Komentar